Minggu, 12 Juni 2016

perkembangan anak-anak, remaja, dan dewasa



1.      Perkembangan pada anak-anak
A.     Perkembangan Fisik
Seperti kaki dan tubuh yang berkembang lebih cepat dari pada kepala mereka. Masa anak-anak juga mengalami perkembangan yang menunjuk sebelah sisi tubuh, seperti ketika mereka menggunakan tangan yang satu lebih cepat dari yang lain.
B.     Kemampuan Kognitif
Menurut piaget ada beberapa tahapan perkembangan kognitif, yaitu: Sensori-motorik (0-2 tahun), praoperasional (2-7 tahun), Operasional (7-11 tahun), Operasional formal (11 tahun-dewasa)
C.     Perkembangan Bahasa
Pada awalnya anak-anak hanya bisa mengucapkan satu kata, setelah itu mereka mulai mengatur kata-kata dalam kalimat yang terdiri atas dua atau tiga kata.
D.     Perkembangan Sosial
Perkembangan anak-anak dimulai dari dalam keluarga, setelah itu diperluas ke lingkungan sekitarnya dan sekolah.

2.      Perkembangan pada remaja
A.     Perkembangan Biologis
Pada perkembangan ini ditandai dengan pubertas.
B.     Perkembangan Kognitif
Pada perkmbangan ini otak dan fungsi otak pun berubah. Otak mampu menerima dan dan transformasikan informasi dengan cepat dan baik.
C.     Perkembangan Sosioemosional
Pada perkembangan ini mereka mulai mencar identitas pribadi mereka, dan menggunakan keterampilan dan intelektual mereka dalam memutuskan kemungkinn-kemungkinan sehingga mereka lebih mudah menjadi tidak puas dengan diri mereka sendiri.
D.     Perkembangan Bahasa
Pada perkembangan ini, mereka sudah bisa menggunakan bahasa dengan baik, dan dapat mempelajari dan menggunakan bahasa asing dengan baik.

3.      Perkembangan pada dewasa
Pada masa ini, perubahan kesehatan fisik mencapai puncaknya, kekuatan pun menjadi lebih sempurna atau telahmenjadi dewasa.berat badan bertambah,kemampuan reproduksi berada di tingkat yang paling tinggi, perubahan kepribadian, masa penyusaian.s

sukses terbesar dalam hidupku



SUKSES TERBESAR DALAM HIDUPKU

            Sukses merupakan sesuatu yang relatif, karena setiap rang mempunyai arti tersendiri mengenai kesuksesan. Begitu pula dengan saya, yang mempunyai definisi tersendiri mengenai kesuksesan.
            Sejak kecil saya selalu malas belajar.ketika saya duduk dibangku SMA saya melihat teman-teman saya sering mengikuti lomba dan terkadang pun merekabisa menjuarai lomba tersebut, mereka sering membanggakan keluarga mereka dengan prestasi-prestasi yang mereka raih. Lalu saya berpikir “saya terlahir dari keluarga sederhana, orang tua saya selalu mementingkan pendidikan bagi anak-anaknya” Namun apa yang saya lakukan untuk dapat membanggakan kedua orang tua saya dengan prestasi-prestasi yang saya raih.
            Beranjak dari pemikiran tersebut akhirnya saya berinisiatif untuk belajar lebih giat lagi. Berkat inisiatif saya tersebut, akhirnya saya di percayai oleh sekolah untuk mengikuti lomba olimpiade tingkat kabupaten, dan puji Tuhan mendapat juara 2 pada lomba tersebut, dan pada  tahun berikutnya saya pun masih di percayai untuk mengikuti lomba tersebut dengan mata pelajaran yang sama dan saya mendapat juara 1 pada lomba tersebut, itu adalah pertama yang saya buat untuk membanggakan kedua orang tua saya.
            Menurut saya kesuksesan merupakan suatu prestasi terbaik menurut penilaian saya dan prestasi-prestasi yang saya lakukan. Saya merasa sangat menyesal karena saya sering menghabiskan waktu dengan bersenang-senang, tanpa memikirkan pendidikan saya dan masa depan saya. Namun dari pengalam tersebut saya tidak ingin menyesali apapun yang telah saya lakukan namun itu semua saya jadikan pedoman untuk melihat kedepan dan terus melangkah dengan keinginan dan harapan yang kuat.
            Kesuksesan terbesar dalam hidup adalah ketika kita bisa bangkit kembali dari keterpurukan dan terus berjuang untuk mengapai semua mimpi yang berwujudkan kesuksesan.




Jumat, 13 Mei 2016

Nama               : ADRIANI PALA ALLE
No. Regis        : 13115044
Kelas               : A

PENTINGNYA PENDIDIKAN BAGI ANAK

Pada hakekatnya tujuan pendidikan adalah untuk memanusiakan manusia. Proses memanusiakan manusia yaitu dengan upaya meningkatkann sumber daya yang ada di dalam diri manusia demi pengembangan dan aktualisasi diri. Melalui pengembangan dan aktualisasi diri maka tujuan pendidikan yakni memanusiakan manusia dapat terwujud karena manusia berpartisipasi aktif dalam segala kegiatan yang berkaitan dengan pengembangan diri dan interaksi sosial masyarakat.
Pendidikan sangat penting bagi semua orang, terutama bagi seorang anak. Setiap anak mengalami pertumbuhan dan perkembangan. Seiring berjalannya waktu sifat seorang anak akan berubah dari sifat kekanak-kanakannya menuju sifat kedewasannya. Sifat yang paling ekstrim dari seorang anak yaitu sifat pada masa remajanya.
Pada masa ini seorang anak ingin mengetahui segala sesuatu, yang baik dan yang buruk. Jadi, sebelum seorang anak memasuki masa remajanya ia sudah harus diberi bekal berupa ibadah, pendidikan, serta diberi juga pengetahuan tentang etika dan moral dalam hidup bermasyarakat, agar ketika anak tersebut tumbuh dalam lingkungan bermasyarakat ia sudah mengetahui etika dan moral dalam hidup bermasyarakat.
Seperti yang kita ketahui, pada zaman sekarang ini banyak anak-anak remaja yang terjerumus dalam narkoba, minuman keras, rokok, kasus pencurian, perkelahian, kasus pemerkosaan, dan kasus pembunuhan. Bahkan mereka tidak segan-segan membunuh orang tua mereka sendiri hanya karena tidak diberi uang untuk membeli rokok.
Pernyataan ini semakin memperkuat kenyataan bahwa pada zaman sekarang ini telah terjadi banyak penyimpangan moral. Banyak anak-anak remaja yang terjerumus dalam tindakan-tindakan yang tidak terpuji.
Penyebab seorang anak melakukan hal tersebut karena, kurangnya perhatian dari orang tua, kurangnya komunikasi antara orang tua dan anak, pengaruh dari lingkungan, pengaruh dari media massa, kurangnya pengetahuan tentang etika dan moral, serta pengaruh dari perubahan zaman.
Jadi, seorang anak harus mendapat pendidikan sejak masih anak-anak, pendidikan berupa  etika dan moral, ibadah. Karena pendidikan yang baik tidak selamanya harus dimulai dibangku pendidikan, tetapi pendidikan yang paling baik itu berawal dari dalam keluarga sendiri. Jadi peran orag tua sangat penting dalam tumbuh dan kembangnya seorang anak. Karena seorang anak lebih dekat dan lebih taat terhadap kedua orang tuanya.
Tetapi tidak semuanya menjadi peran orang tua, semuanya ini pun harus menjadi kesadaran dari anak itu sendiri untuk membedakan mana yang baik dan yang buruk bagi kehidupannya. Ketika seorang anak mengambil keputusan dalam kehidupannya, maka keputusan itulah yang harus ia jalani dalam kehidupannya, entah apapun itu resikonya, apapun tantangannya, itulah yang harus ia jalani sebab itulah keputusan dia, jadi berhati-hatilah dalam mengambil keputusan.